Sabtu, April 14, 2007

Serba GAK JELAZZZ

Tadi pagi sekitar jam 10:00 ada rapat anak-anak UKA-ComLabs @ruang Multimedia. Hmmm, tapi ternyata pesertanya sangat sedikit, saya jadi dejavu dengan kondisi serupa satu tahun yang lalu... Tapi, saya gak bisa fokus ke rapatnya gara-gara mikirin gawean laen yang progressnya rada GAK JELAZZZ karena kepepet deadline gawean lain yang sebenernya lebih GAK JELAZZZ lagi... ^___^;

Akhirnya pada pukul 11:00 kuputuskan untuk cabut duluan,... Kemana? Ke suatu tempat yang GAK JELAZZZ... Ini terinspirasi dari blognya Narpen yang ini, poin pertama:
1. Berjalan tak tentu arah
Biasanya ini dilakukan untuk menghabiskan energi negatif yang tertumpuk dalam diri kita.
Dengan bersenjatakan my-luvly-Z650, saya pun meninggalkan kampus. Niat awalnya sih selain pengen cari angin, saya juga mau nyari target objek foto yang menarik, siapa tau bisa diikutin di lombanya anak-anak arsi. Saya pun mulai menyusuri jalanan setapak-demi-setapak (halah.. ^___^;) dengan rute seperti pada gambar di bawah ini...Fyuhhh, ndak terasa, sekitar 1 setengah jam pun telah berlalu. Saya kembali di ComLabs jam 12:40. Dan pas saya coba ukur jarak yang udah saya tempuh pas jalan-jalan GAK JELAZZZ barusan, menggunakan Google Earth, WOW ternyata sekitar 6,6 kilometer! CATET! Jalan kaki GAK JELAZZZ sejauh 6,68 kilometer selama 1,67 jam di SIANG HARI BOLONG.. Bwahahahaha, cuma orang dalam kondisi sangat GAK JELAZZZ kayak saya (pada saat itu ajah lhoo -___-;) yang mau ngelakuinnya...

Hmmm, tapi cara ini memang lumayan efektif tuk ngilangin pikiran-pikiran GAK JELAZZZ (for a while :p).. Jadi segarrr n' capek juga tentunya...
\(^O^)/

Jumat, April 13, 2007

FSL: Trend Desktop 2007

Pada hari Sabtu 07-April-2007, anak-anak Unit Korps Asisten (UKA) ComLabs kembali mengadakan kegiatan Free IT Saturday Lesson (FSL) yang kali ini mengambil judul Tren Desktop 2007. Okeh, untuk acara yang satu ini saya gak akan banyak kasi komen, selain: "ARGGGH, kunjungan JK ke kampus bikin rencana jadi buyar!!!". Terlampir versi komik dari Behind The Scene-nya, yup kita yang udah beres-beres ruangan malam harinya, eh ternyata besok paginya MALAH GAK JADI DIPAKE GARA-GARA KAMPUS DITUTUP!!!
Oiya, silakan buka juga beberapa website dan blog yang juga mereview acara ini (hahaha, gak nyangka lumayan populer juga nih acara, meski rada rusuh... ^___^;)
  1. Website ITB
  2. Website ComLabs
  3. Website Ubuntu-id
  4. Website Majalah-Linux
  5. Website FOSS-id
  6. Blog Adinoto (pembicara, mewakili MAC)
  7. Blog Diki (pembicara, mewakili Linux)
  8. Blog Feha (peserta, perwakilan Depkominfo-RI)
  9. Blog Adham Somantrie (peserta, pengguna MAC)
  10. Blog Wisnu (Koordinator UKA)

Rabu, April 04, 2007

belanja di eBay

Beberapa bulan yg lalu, saya melakukan transaksi online di www.ebay.com untuk membeli sebuah lensa kamera. Ngapain jauh-jauh belanja ke eBay??? Yhaaa, tentunya sebelum memutuskan untuk belanja di eBay saya sudah pikirkan masak-masak dunk, mengingat transaksi online resikonya cukup besar.

Jadi sebelumnya saya sudah tanya-tanya (via telepon) ke Kamal Photo (salah satu toko referensi kamera dan pernak-perniknya; sangat populer di Bandung; alamat di Jl.Braga) apakah menjual lensa untuk kamera Kodak Z650? Ternyata tidak ada, dan saya asumsikan jika di toko ini tidak ada, pastinya di Jonas Photo, Titan Photo, dan lain-lain, kemungkinan besar tidak ada juga. Maklum, Kodak Z650 bukan kamera sekelas SLR yg aksesorisnya memang banyak tersedia di pasaran (terutama yg bermerek Canon dan Nikon).

Saya juga sudah ubek-ubek beberapa forum yg banyak membahas hal-hal seputar fotografi, seperti AyoFoto!, CHIP, KafeGaul, dan sebagainya, namun tetap tidak menemukan info seputar lensa tsb.

Dan ternyata, lensa yg sesuai dgn kamera saya itu ada yg menjualnya di eBay. WADUHHH, di eBay? Butuh kartu kredit dunk? Padahal kartu kredit dari Indonesia kan di-ban dari eBay! (lagian saya emang gak punya kartu kredit kok... bwahahahaha ^___^;). Hohoho, masalah terpecahkan juga, saya menemukan penyelenggara jasa transaksi online dari Indonesia. Jadi mereka akan menjadi perantara antara kita dengan penjual online tsb. Saya menggunakan jasa CendrawasihDotCom. Beberapa situs jualan online yg biasa mereka tangani adalah: eBay, Amazon, RadioShack, dan masih banyak lagi (lihat aja langsung ke situsnya).

Prosesnya lumayan panjang juga:
  1. Kita menentukan barang apa yg ingin dibeli di eBay. Catat linknya, harganya, penawarannya, dan info lainnya.
  2. Kirim email ke CendrawasihDotCom link barang yg ingin kita beli. Termasuk info berapa harga tertinggi yg kita sanggupi (untuk beberapa item yg dilelang).
  3. CendrawasihDotCom membalas email kita lengkap dengan perkiraan harganya. Terserah kita, apakah transaksi akan dilanjutkan atau tidak.
  4. Kita melakukan transfer DP kepada CendrawasihDotCom. Saya transfer menggunakan Mandiri Internet Banking.
  5. Partner dari CendrawasihDotCom di Amerika akan membeli barang yg kita maksud.
  6. eBay akan mengirimkan barang ke orang tersebut. Biasanya memakan waktu hingga 1 minggu. Heran juga, dengan ongkos kirim yg jauh lebih mahal, ternyata waktu kirim di Amerika lebih lama daripada di Indonesia. :p
  7. Orang tersebut lalu akan mengirimkan barangnya ke kantor pusat CendrawasihDotCom di Yogyakarta. Untuk yg satu ini, saya lebih heran lagi... Knapa coba sampe makan waktu lebih dari 1 bulan! Apa dikirim pake kapal laut yha?! -___-;
  8. Begitu barang sampai di Yogyakarta, kita diminta untuk melunasi seluruh biaya.
  9. Barangpun dikirim ke alamat kita. Biasanya 2-3 hari sudah sampai kok.
Sip.. Akhirnya barang sudah sampai ke tangan saya dengan selamat. Kalau transaksi online, saya biasa pake alamat ComLabs ^O^... Soalnya kalau dikirim ke Kopo, biasanya tidak sampai ke rumah, tapi cuma sampai ke agen terdekat...
Inilah tampang Z650 saya sekarang... 10x optical zoom ditambah lensanya yg 3x optical zoom... Mau foto-foto sniping jadi lebih asik... Hohoho....
btw, adakah diantara Anda yg tau 10x + 3x optical zoom jadinya berapa? 13x or 30x or else?
^O^

UTS

Metode
  • Tertulis
Waktu
  • Rabu, 04-April-2007, 13:00-14:45 @LTRGM
Materi
  • Sampai BAB-3.
Komentar
  • yhaaa gitu deh, good luck!
  • lumayan lah malem sebelumnya sempat belajar bareng @lab. macan ^O^

upload gambar @blog

Hohoho... Akhirnya nemu juga cara mudah untuk upload gambar ke blogspot tanpa harus punya hostingan sendiri... ^O^

Yup, baru saja saya menginstall Picasa2 di my-luvly-lappie. Tuh software semacam ACDSee untuk mengorganisir dan simple-editing filegambar. Tapi, ada kelebihannya, Picasa2 tampaknya masih satu geng dengan Google, yg notebene satu geng juga dengan Gmail dan Blogger. Nah, kolaborasi Gmail-Blogger-Picasa bener-bener membuat proses upload dan publish gambar ke blog jadi asik n' gampang banget..

Okeh, mulai sekarang, setiap postingan akan saya usahain dilengkapi dengan gambar/foto. ^O^
Gambar di atas tuh contohnya..
Hayooo coba tebak-tebak.. gambar apakah gerangan?

Selasa, April 03, 2007

[MOTD] Rihanna - Unfaithful

Music of The Day...
(Senin, 02 April 2007)

Top 3 on Phat's Playlist:
  1. Rihanna - Unfaithful (tiba-tiba jadi pengen dengerin lagu ini stelah liat video klipnya di IMTV td pagi, gw bgd -___-;)
  2. Sherina - Sendiri (masih bertahan...)
  3. The Changcuters - Gila-Gilaan (no komen dah.. pokoknya gila-gilaan... ^O^)
. . .
I don't wanna do this anymore
I don't wanna be the reason why
. . .

Senin, April 02, 2007

Penyegaran Menembak

Pernahkah kamu main Paintball, Airsoft, dan olahraga sejenis yang intinya sih "maen tembak-tembakan"? Saya juga belum pernah kok... ^___^;

Tapi, pernahkah Anda memegang senjata api asli? Dan menembakkan peluru tajam asli? Nah, kalau yang ini saya sudah pernah... ^O^
Yup, hari Minggu 1 April 2007 kemarin saya mengikuti Kegiatan Penyegaran Menembak, yang diadakan oleh Menwa Yon I/ITB (Resimen Mahasiswa Batalyon I/ITB) bekerja sama dengan Brimob Den B Cikole (Brigade Mobil Datasemen B Cikole) bertempat di lapangan tembak Cikole. Peserta berasal dari civitas ITB (mahasiswa, alumni, karyawan) dan kampus lain di Bandung.

Sekitar 40-an peserta berangkat dari kampus ITB dengan menumpang truk Brimob sekitar pukul 07:45 dan sampai sana pukul 08:30. Sebelum melakukan praktek menembak, seluruh peserta mendapatkan pengarahan dan teori mengenai senjata dari salah seorang Instruktur Menembak. Oiya, saat itu ada salah seorang instruktur yg menembakkan senapannya ke sasaran, DHUARRR... wow, suaranya menggelegar bikin ciut nyali... Beneran, saat itu sebagian peserta termasuk saya, yang belum pernah mendengar letusan senjata api ASLI benar-benar kaget. N' jujur aja, saya sempet mikir, "duhh, suaranya serem benerrr.... what i'm doin here?! Pengen pulaaang..." ^___^;

Setelah pengarahan dan tanya-jawab, kami pun dipanggil satu-per-satu sesuai urutan menembak. Jadi, tersedia 6 buah ban (tempat menembak) dengan lesan (target menembak) masing-masing. Jarak antara ban dan lesan sekitar 30 meter. Satu buah ban ditempati 2 orang peserta, yang satu berperan sebagai penembak, dan yang lainnya berperan sebagai cope (atau coupe/coup/???) dengan tugas mengisikan peluru pada magazine (tempat amunisi) sesuai aba-aba dari instruktur.

Hmm.. Menunggu giliran menembak ternyata mendebarkan sekali.. Deg-degan, apalagi ditambah dengan suara yg menggelegar tiap kali ada peserta yg menembakkan senapannya. Hingga acara berakhir pun saya masih kaget kalo mendengar suara ini.... Tapi, selagi di sana, saya puas-puasin duduk di belakang penembak untuk dengerin suaranya, KAPAN LAGI COBA BISA DAPET KESEMPATAN KYK GINI? :p
Pernah main Rainbow Six: Rogue Spear? Pas main pernah kena Flashbang Grenade? Naah, kira-kira sensasi suara senapan tuh kayak gitu... DHUERRR, dan diikuti dengung di telinga NGIIIIING...
Untuk mengurangi efek suaranya yg keras, saya meminjam 2 buah selongsong peluru bekas untuk diselipkan di telinga, dan hasilnya efektif sekali, bunyinya hanya seperti petasan kecil... ^___^;

Senapan yang digunakan oleh peserta adalah M16. Saya juga sempat berfoto dengan menenteng senapan M4 RIS milik salah seorang anggota Densus (Datasemen Khusus) 88 Antiteror yg akhir-akhir ini sedang naik daun. Hohoho megang senapan yg satu ini memang feel-nya beda ^O^. Jarak vertical grip dan penyangga bahunya bisa diubah-ubah sesuai fisik pemegang senapan ini... Pokoknya nyaman bener deh nembaknya, tapi sayangnya para peserta tidak dapat merasakan sensasi menembak menggunakan M4 RIS ini, hanya anggota Menwa yg saat itu berkesempatan mencobanya. Selain itu, ditunjukkan pula beberapa senjata lainnya, AK47 (atau AK74???), Glock (gak tau seri berapa), dan lain-lain.

Oke, giliran saya menembak pun tiba. Setiap orang mendapatkan 30 butir peluru yang dibagi-bagi berdasarkan 4 sesi:
  • Sesi Tiarap Pengenalan (3 peluru). Instruktur pun memberi aba-aba: "coup mengisi peluru"... "berikan peluru pada penembak"... "isi dan kunci senapan" (safe mode)... "awaaas" (buka lock menjadi semi-auto mode)... "priiiittt".... Saya pun mengeker target, hmmm sip udah terlihat dgn jelas.. tapi tiba-tiba... DHUERR... peserta sebelah udah nembak dan SUARANYA itu lho, bikin konsentrasi buyar semua, jadinya ngulang lagi deh ngeker targetnya... -___-; tapi akhirnya terbiasa juga dengan suara ledakannya... Suara pistol sendiri ternyata tidak sekeras suara pistol sebelah, saya juga heran kenapa bisa begitu... Dan ternyata TENDANGAN (bounce back force) dari senapan saat pelatuk ditekan tidak sekeras yg tadinya saya bayangkan.. Saya yg badan kecil kayak gini aja bisa nahan gitu loh.. ^O^ Dan begitu peserta disuruh maju mengamati sasaran tembak masing-masing.. BWAHAHAHAHA, dari 3 tembakan, 1 poin 0, 1 poin 2, dan 1 lagi poin 3... jd ngiri sama peserta sebelah yg 2 poin 9 dan 1 poin 8... :p
  • Sesi Tiarap (9 peluru). Dengan pose seperti sebelumnya, kali ini saya pasang target lebih hati-hati dan tenang. Jadi, ingat saat main game Commandos 3 dan menjadi si sniper. Hmm, di game itu tampak mudah menembak target 50 meteran dengan mouse dan selalu stabil.... Tapi di sini, hohoho, jangan harap bakal semudah itu... Okelah saat mengeker target gak masalah.. Pas pelatuk akan ditekan, beda lagi sensasinya, antara tahan napas (biar ngga goyang), fokus, noise suara tembakan peserta lain, dan gugup menyatu semua... Ketika pelatuk ditekan, DHUARR, bahu terdorong dan.. PUASSSS.... ^O^ Untuk sesi ini dan 2 sesi berikutnya, saya tidak tahu berapa skornya, saya serahkan saja proses penghitungan pada bapak-bapak instruktur. Yg penting, KEEP FOCUS!
  • Sesi Duduk Bebas (9 peluru). Di sesi ini peserta boleh mencoba berbagai posisi duduk yg memungkinkan. Pokoknya asal peserta merasa nyaman dengan posisi tersebut. Oiya, satu yg berkesan di sesi ini (sebenarnya sudah berlangsung dari sesi pertama tadi), yaitu peserta di sebelah kiri saya, hingga sesi ini pun LESANNYA (target menembak) MASIH BERSIH DARI PELURU! Bwahahahahah.. ^O^ Gak tau nembak kemana tuh orang, jadi pada sesi ini pun, dia masih disuruh instruktur untuk menggunakan posisi tiarap. Karen posisi tiarap merupakan posisi paling nyaman dalam menembak menggunakan senapan, dan kalau kurang menguasai posisi ini, bakal kesulitan di posisi lainnya.
  • Sesi Berdiri (9 peluru). Kesan di sesi ini, CAPEK! Yup lengan kiri yg digunakan untuk menyangga moncong senapan (yg lumayan berat itu) bener-bener capek. Mata pun sudah tidak fokus lagi, apalagi ditambah dengan suara bising tembakan lain. Semoga smua tembakan saya masuk target deh, lumayaaan lah nambah-nambah poin.
Setelah menghabiskan 30 peluru, saya pun tinggal menunggu di tenda giliran peserta lainnya selesai. Waktu ini saya manfaatkan untuk foto-foto dengan pose bersenapan ^O^. Juga diisi dengan mendengarkan sharing pengalaman salah satu anggota Brimob yg pernah bertugas di Aceh.

Sayangnya sekitar jam 14:30 hujan turun, jadi ada peserta yg terpaksa menembak di bawah guyuran hujan. Hmmm, efek cipratan air yg dilalui peluru keren lho.. WHUssss...

Oke, jam 17:00 pun kami tiba kembali di Gerbang Ganesha dengan menumpang truk Brimob.
PUASSSS... whorted banget untuk once-in-a-lifetime-experience seharga 150 ribu rupiah! Kesan yg tak kan terlupakan: SUARANYA serem banget! film MATRIX boong banget (orang menghindari peluru?! ^___^;), pose RAMBO ngga banget (nembak dengan 2 senapan di tangan?! BERAT BO'! :p), dan truk Brimob BIKIN SAKIT PUNGGUNG DAN PANTAT! Bwahahahaha, kursinya keras, jalannya pun bolong-bolong... ^O^
Hihihi, baru dapat kabar terbaru nih... Berdasarkan rilis ini, ternyata saya mendapat skor 125/270 (skor 3 tembakan pertama tidak dihitung)... wohoho, lumayan lah for-a-newbie kyk saya ^O^
Oiya, foto-fotonya nanti saya pasang di Friendster aja deh, biar blog ini gak berat...

tersesat @ParisVanJava

hohoho... jadi beginni, kemaren kan saya pertama kalinya pergi ke mall Paris van Java (hihihi ^___^;), itupun setelah bingung ngubek-ngubek inet & peta Bandung utk nyari kira-kira tempatnya di mana... sip, ktemu bahwa Paris van Java (PvJ) terletak di jalan Sukajadi no. 13*...

Motorpun saya pacu melewati pasupati, pasir kaliki, sukajadi... Kesan pertama pas sampe di depannya, WOW, nih mall tampilannya asik bener, luas, n' cozy banget deh...
TAPI, kecewa pas mau parkir.. Masa' jalan masuk utk motor cuma dikasi nyempil di pinggiran yg saya rasa itu bekas selokan besar yg udah disemen ulang..

Eit, sebelumnya mo flash-back dulu nih... Jadi sebenernya apaan sih tujuan saya ke sana? Saya ke PvJ mau ke acaranya Apres ITB "Pra Event of GANESHA MUSIC EVENT: Jelajah Apresiasi" yang diselenggarakan tgl 1 April 2007 yg lalu, jam 19:00 di Blitz Megaplex Paris van Java. Band-band yg bakal tampil banyaaak.. tapi saya gak kenal n' gak peduli... Soalnya target utama saya ke sana cuma pengen liat sesi Fashion Show-nya FSRD ITB, bwahahaha.. ^O^

Oke, ceritanya dilanjutin... Jadi, setelah saya parkir di basement PvJ, saya masuk n' keliling-keliling... Hmmm, baru nyadar ternyata tempatnya lebih luas dari yg diperkirakan... Dan baru nyadar juga, ternyata saya sama sekali gak punya clue DI MANAKAH LETAK BLITZ MEGAPLEX? wakwaw... ^___^; Alhasil acara keliling-keliling PvJ nya pun berakhir tanpa hasil...

Ngga-pa-pa-deh, minimal skarang dah tau di mana letaknya PvJ...
Adakah di antara Anda yg belum tahu dmn PvJ? :p
Google+